Home Digital Contoh Proposal Sistem Informasi Berbasis Web

Contoh Proposal Sistem Informasi Berbasis Web

Contoh Proposal Kerja Praktek Sistem Informasi Berbasis Web Berbagi

Pendahuluan

Pada era digital seperti sekarang ini, kebutuhan akan sistem informasi yang cepat dan efisien semakin meningkat. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan membuat sistem informasi berbasis web. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi dari mana saja dan kapan saja asalkan terhubung dengan internet. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dibahas contoh proposal sistem informasi berbasis web yang dapat dijadikan acuan dalam membuat proposal serupa.

Tujuan

Tujuan dari pembuatan sistem informasi berbasis web adalah untuk mempermudah pengguna dalam mengakses informasi yang dibutuhkan. Selain itu, sistem ini juga dapat meningkatkan efisiensi dalam pengolahan data dan mempercepat proses pelayanan. Dalam proposal ini, tujuan yang ingin dicapai adalah pembuatan sistem informasi untuk pengelolaan inventaris sekolah.

Manfaat

Manfaat dari sistem informasi berbasis web adalah dapat menghemat waktu dan biaya dalam pengolahan data. Selain itu, sistem ini juga dapat meningkatkan akurasi dan keamanan data karena penggunaan teknologi yang modern. Dalam contoh proposal ini, manfaat yang ingin dicapai adalah penghematan waktu dan biaya dalam pengelolaan inventaris sekolah serta meningkatkan akurasi data.

Metode

Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi berbasis web adalah dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu seperti PHP, HTML, dan CSS. Selain itu, penggunaan database juga menjadi sangat penting dalam sistem ini. Dalam proposal ini, metode yang akan digunakan adalah penggunaan bahasa pemrograman PHP, HTML, dan CSS serta database MySQL.

Analisis Kebutuhan

Sebelum memulai pembuatan sistem, perlu dilakukan analisis kebutuhan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pengguna dan bagaimana sistem tersebut dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Dalam proposal ini, analisis kebutuhan yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan data mengenai inventaris sekolah dan meminta masukan dari pengguna.

Desain Sistem

Setelah melakukan analisis kebutuhan, selanjutnya adalah membuat desain sistem. Desain ini mencakup tampilan antarmuka user, flowchart sistem, dan diagram database. Dalam proposal ini, desain sistem akan dibuat dengan menggunakan aplikasi Adobe XD dan MySQL Workbench.

Implementasi

Setelah desain sistem selesai, selanjutnya adalah mengimplementasikan sistem tersebut. Hal ini mencakup pembuatan kode program, pembuatan database, dan integrasi antara keduanya. Dalam proposal ini, implementasi sistem akan dilakukan dengan menggunakan software pengembangan web seperti Visual Studio Code dan XAMPP.

Uji Coba

Setelah sistem selesai dibuat, perlu dilakukan uji coba untuk memastikan bahwa sistem tersebut berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dalam proposal ini, uji coba akan dilakukan dengan mengundang pengguna untuk mencoba sistem dan memberikan masukan.

Maintenance

Setelah sistem selesai diuji coba, masih perlu dilakukan maintenance secara berkala untuk memastikan bahwa sistem tersebut tetap berfungsi dengan baik dan terhindar dari kerusakan. Dalam proposal ini, maintenance sistem akan dilakukan oleh tim IT sekolah.

Kesimpulan

Dalam pembuatan sistem informasi berbasis web, perlu dilakukan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, uji coba, dan maintenance. Dalam proposal ini, contoh sistem yang dibuat adalah sistem pengelolaan inventaris sekolah. Dengan menggunakan sistem ini, diharapkan pengelolaan inventaris sekolah dapat lebih efisien dan akurat.