Apa Pengertian Dari Web Server?

Apache server cos'è Lettera43 Come Fare

Web Server: Definisi Dasar

Sebelum membahas definisi web server, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu server. Server adalah komputer atau sistem komputer yang menyediakan layanan kepada pengguna lainnya. Layanan ini bisa berupa akses file, pengolahan data, atau bahkan akses internet. Sedangkan web server adalah jenis server yang secara khusus digunakan untuk meng-host website dan melayani permintaan HTTP dari klien.

Bagaimana Web Server Bekerja?

Web server bekerja dengan mengirimkan file yang diminta oleh klien yang terhubung ke internet. File ini biasanya berupa file HTML, CSS, dan JavaScript yang membentuk tampilan website. Proses ini disebut sebagai permintaan-respon. Saat klien mengakses website, permintaan akan dikirimkan ke web server. Web server akan mencari file yang diminta dan mengirimkannya kembali ke klien.

Contoh Web Server Populer

Ada banyak jenis web server yang tersedia di pasaran, namun beberapa yang paling populer adalah: – Apache HTTP Server – NGINX – Microsoft IIS – LiteSpeed Web Server

Fungsi Web Server

Web server memiliki beberapa fungsi penting, di antaranya:

1. Host Website

Fungsi utama web server adalah meng-host website dan membuatnya dapat diakses oleh pengguna internet dari seluruh dunia. Web server harus mampu menangani banyak permintaan yang datang dari berbagai klien secara bersamaan, sehingga website dapat diakses dengan cepat dan responsif.

2. Menyimpan File Website

Web server juga bertanggung jawab untuk menyimpan semua file yang dibutuhkan untuk membuat website berjalan dengan baik. Ini termasuk file HTML, CSS, JavaScript, gambar, dan lain-lain.

3. Menerima dan Memproses Permintaan

Sebagai server, web server harus mampu menerima dan memproses permintaan yang datang dari klien. Permintaan ini bisa berupa akses ke halaman website, upload file, atau permintaan data lainnya.

Keamanan Web Server

Web server juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan website. Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga keamanan web server antara lain:

1. Menggunakan Protokol HTTPS

HTTPS adalah protokol yang menambahkan lapisan keamanan pada koneksi antara web server dan klien. Dengan menggunakan HTTPS, informasi yang dikirimkan antara web server dan klien akan terenkripsi dan tidak mudah diakses oleh pihak yang tidak berwenang.

2. Menerapkan Firewall

Firewall merupakan program yang dapat memonitor dan mengontrol lalu lintas data yang masuk dan keluar dari web server. Dengan menerapkan firewall, web server dapat terlindungi dari serangan hacker dan malware yang dapat merusak atau mencuri data dari website.

3. Menggunakan Sistem Otentikasi

Sistem otentikasi digunakan untuk memverifikasi pengguna yang ingin mengakses website. Dengan menggunakan sistem otentikasi, web server dapat memastikan bahwa hanya pengguna yang sah yang dapat mengakses informasi yang terdapat pada website.

Kesimpulan

Web server adalah jenis server khusus yang digunakan untuk meng-host website dan melayani permintaan HTTP dari klien. Web server memiliki beberapa fungsi penting, di antaranya meng-host website, menyimpan file website, dan menerima serta memproses permintaan dari klien. Untuk menjaga keamanan website, web server dapat menggunakan protokol HTTPS, firewall, dan sistem otentikasi.